Bolehkah Menunda Imunisasi Anak?

Imunisasi Anak

Pemberian ASI menjadi salah satu hal penting yang dipikirkan oleh seorang ibu ketika bayinya baru saja lahir. Peran ASI memang sangat penting untuk tumbuh kembang bayi terutama dalam hal proteksi terhadap berbagai penyakit. Namun, seiring waktu bunda tidak bisa mengandalkan ASI saja untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi, perlu pencegahan lainnya seperti pemberian imunisasi anak.

Peran ASI yang disinergikan dengan imunisasi diharapkan bisa memaksimalkan perlindungan kesehatan pada bayi. Imunisasi mampu mencegah penyakit secara lebih spesifik sehingga beberapa penyakit tertentu dapat dihindari seperti Polio dan Hepatitis. 
Untuk memudahkan ibu-ibu yang ingin mendapatkan imunisasi bagi anaknya, Departemen Kesehatan sudah mengaturnya melalui program yang dijalan oleh pihak instansi kesehatan. Dalam pemberian imunisasi ini, harus sesuai jadwal yang telah ditetapkan agar imunisasi anak bisa dirasakan manfaatnya secara optimal. Ada jenis 5 imunisasi wajib yang diberikan, diantaranya adalah Campak, Polio, BCG, DPT dan Hepatitis B. Untuk mendapatkan info mengenai imunisasi, bunda bisa bertanya kepada dokter, bidan atau puskesmas terdekat. 

Sebelum bayi atau anak mendapatkan imunisasi, ada baiknya bunda perhatikan terlebih dahulu kondisi kesehatan anak. Mengapa demikian? karena pada kondisi tertentu, imunisasi sebaiknya ditunda. Misalnya jika bayi/anak dalam keadaan seperti berikut:

Mengalami sakit berat yang menyebabkan tubuh demam tinggi mencapai lebih dari 38,3 OC
Adanya gangguan sistem imun sehingga pada imunisasi seperti polio oral, cacar air, BCG dan MMR sebaiknya ditunda karena imunisasi ini menggunakan vaksin hidup
Bayi atau anak mengalami alergi terutama jika penyebab alergi akibat imunisasi yang sebelumnya diberikan. Reaksi alergi akibat imunisasi memang jarang terjadi, namun pada beberapa kasus hal ini bisa saja terjadi, untuk itu sebelum mendapatkan imunisasi selanjutnya, ada baiknya bunda konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter anak, bidan atau pihak yang menangani imunisasi
Selain alergi akibat pemberian imunisasi, jika anak memiliki alergi terhadap telur, ini juga perlu dikonsultasikan karena pada beberapa jenis imunisasi dibuat dalam telur ayam
Jika bayi/anak sedang mengkonsumsi obat tertentu

Pasca imunisasi, terkadang ada dampak yang terjadi pada bayi, namun bunda tidak perlu khawatir karena biasanya imunisasi tidak menyebabkan efek samping yang berbahaya. Untuk mengurangi rasa cemas akibat info yang salah mengenai imunisasi anak, banyak-banyaklah bertanya kepada tenaga medis atau cari informasi yang cukup dari berbagai media.

Nah semoga penjelasan dalam artikel ini bisa sedikit memberikan pencerah bagi para bunda, semoga bermanfaat!
Share on Google Plus

About Penulis Blog

Blog Meri-monadas.com merupakan blog Indonesia yang berisi beragam info menarik dan terbaru
    Blogger Comment

0 comments:

Post a Comment